gak kerasa ya...
kita dah hampir mo pisah...
udah 3 yahun kita bersama dan berbagai kejadian udah kita lalui bersama juga...
buat my teacher,
maafin kami semua jika kami pernah melakukan kesalahan...
kami akan selalu mengenang jasa engkau...
Saat ini, aku merasa sedih karena tidak lama lagi aku dan teman-teman akan meninggalkan tempat dimana aQ menemukan arti sahabat yang sebenarnya...
yaitu sekolah SMP 2 Banyuglugur,
kat kakak_Q sich, masa yang paling indah ada di masa SMP....
aku juga merasa demikian...
Buat semua sobat_Q jangan pernah lupain aQ dan kenangan kita di masa SMP,
tidak lama lagi, kita akan menghadapi UN, semoga, kita semua bisa Lulus ya.?
dan saat ini adalah detik-detik terakhir kita di SMP 2 Banyuglugur...
khusus buat Riska, Reni, Ira dan Fasiyatin, maaf ya kalau aq sering marah pada kalian...
tapi aQ tidak akan pernah bisa untuk membenci kalian....
ini berawal saat seorang anak SMU yang bernama Rafi sedang duduk-duduk di teras rumahnya. Tiba-tiba ia melihat remaja sebaya sedang naik sepeda lalu jatuh tersungkur tepat di depan rumahnya. Isi tas plastik pemuda itu tumpah dan berhamburan ke luar. Tanpa berpikir panjang, Rafi segera menolongnya. Rafi membantunya berdiri dan mengumpulkan barang-barangnya yang berserakan di jalan. Semprotan serangga, tali, dan beberapa barang lain yang dibawa remaja itu akhirnya sudah masuk ke dalam tas plastiknya lagi. Rafi juga melihat kaki pemuda itu terluka, maka Rafi memintanya mampir sebentar agar lukanya bisa diobati. Anak ABG itu menyetujuinya dan mereka berdua masuk rumah.
